Membangun rumah impian butuh perhitungan yang matang, terutama pada bagian struktur pondasi. Salah menghitung material tidak hanya membuat anggaran membengkak, tapi juga bisa menunda proses pembangunan. Mari pelajari cara sederhana menghitung kebutuhan besi beton untuk rumah 1 lantai agar anggaran proyek Anda lebih efisien.
Menentukan Dimensi dan Jarak
Sebelum mulai menghitung, Anda perlu mengetahui total panjang pondasi rumah (sloof). Misalnya, Anda akan membuat rumah dengan total keliling pondasi 40 meter.
Umumnya, struktur sloof menggunakan 4 buah besi beton ulir sebagai tulangan utama dan besi polos sebagai begel (cincin) dengan jarak pemasangan tiap 15 cm. Panjang standar satu batang besi beton di pasaran adalah 12 meter.
Rumus Menghitung Tulangan Utama
- Total panjang pondasi = 40 meter
- Jumlah tulangan utama = 4 buah
- Total kebutuhan panjang = 40 m x 4 = 160 meter
- Jumlah batang yang dibeli = 160 meter : 12 meter (panjang per batang) = 13,3 batang (dibulatkan menjadi 14 batang besi ulir).
Rumus Menghitung Begel (Cincin)
Misalkan keliling satu begel butuh besi 60 cm (0,6 meter) dan jarak antar begel 15 cm (0,15 meter).
- Jumlah begel = 40 meter : 0,15 meter = 266 buah begel.
- Total panjang besi untuk begel = 266 buah x 0,6 meter = 159,6 meter.
- Jumlah batang yang dibeli = 159,6 meter : 12 meter = 13,3 batang (dibulatkan menjadi 14 batang besi polos).
Dapatkan Material Harga Distributor
Menghitung material sudah selesai, saatnya berbelanja dengan cerdas! Untuk mendapatkan besi beton SNI yang ukurannya full (tidak banci), percayakan pada Garda Besi Perkasa. Konsultasikan RAB Anda, dan kami siapkan pengiriman material terbaik langsung ke lokasi proyek!